. . .

Hacker memang tidak berpangku tangan terhadap sasaran menggiurkan. Protokol DeFi seperti Spartan Protocol jadi target berikutnya. Hacking ini terjadi hanya beberapa hari setelah Uranium Finance mengalami kejadian serupa, dengan kerugian mencapai USD50juta. Sementara, Spartan Protocol merugi USD30juta. Kedua platform berjalan di sistem Binance Smart Chain besutan Binance.

Hacking pada Spartan Protocol ini menggelembungkan saldo aset pada pool. Lalu, sang hacker membakar saldo palso tadi pada pool untuk mengklaim aset kolateral. Demikian dilaporkan firma keamanan PeckShield.

Sang hacker menggunakan BNB (token pada Binance Smart Chain) senilai USD61juta melalui sebuah eksploit yang belum diketahui. Aktivitas mencurigakan dilaporkan pertama kali pada tanggal 2 Mei lalu.

Serangan terhadap Spartan Protocol ini menjadi yang kesekian dalam platform DeFi. Hacking ini juga jadi nilai terbesar keenam setelah EasyFi (USD59juta), Uranium Finance (USD57,2juta), Kucoin (USD45juta), Alpha Finance (USD37,5juta), dan Meerkat Finance (USD32juta).

Sepertinya aktivitas hacking pada kontrak pintar jadi berita rutin. Jumlah-jumlah di atas belum mengalahkan DAO Hack yang bernilai ratusan juta dolar AS pada platform Ethereum beberapa tahun yang lalu.

One thought on “Rugi USD30juta, Spartan Protocol Kena Hack”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.