home Bitcoin BIP148 User Activated Soft Fork (UASF)

BIP148 User Activated Soft Fork (UASF)

Tanggal 1 Agustus 2017 bisa jadi akan menjadi tanggal yang signifikan dalam sejarah Bitcoin. Tanggal tersebut telah ditetapkan sebagai tanggal dimulainya “pemilihan umum” atau pengambilan suara atas fitur SegWit (Segregated Witness) yang terkait dengan skalabilitas Bitcoin, di mana SegWit dipandang mampu memberikan solusi (jangka pendek) atas penuhnya jaringan bitcoin yang membuat jangka waktu konfirmasi sebuah transaksi menjadi semakin lama dan biaya transaksi membengkak. Pengambilan suara ini terkait dengan proposal BIP148 oleh Shaolin Fry. Pengambilan suara tersebut akan dilakukan hingga tengah malam 15 November 2017. Proses signaling dapat dibaca lebih detail dalam dokumen BIP148.

UASF

Metode pemilihan umum kali ini adalah dengan menggunakan User Activated Soft Fork (UASF). UASF merupakan metode yang memanfaatkan kekuatan para node Bitcoin yang mengelola informasi blockchain untuk “memaksa” seluruh pemangku kepentingan dalam bisnis Bitcoin untuk melakukan upgrade perangkat lunak, di mana UASF kali ini digunakan untuk memvoting SegWit. Dalam hal UASF berhasil, maka mau tidak mau para miner harus mendukung SegWit untuk tetap mendapatkan profit maksimum, ketimbang harus menambang blok yang tidak diterima oleh jaringan Bitcoin.

MASF

UASF merupakan metode yang berbeda dibandingkan MASF. MASF atau Miner Activated Soft Fork merupakan metode untuk melakukan soft fork protokol Bitcoin, di mana voting dilakukan oleh para penambang. Dalam MASF, mayoritas penambang harus menyetujui upgrade protokol sebelum protokol tersebut benar-benar diaplikasikan dalam sistem Bitcoin. Di masa lalu, MASF berhasil dilakukan untuk menambahkan fitur BIP65 (CLTV atau checklocktimeverify) dan BIP112 (CSV atau checksequenceverify). Salah satu keuntungan MASF adalah kecepatan. Apabila mayoritas penambang telah menyetujui proposal upgrade protokol, maka para penambang kecil harus menyesuaikan diri dengan mayoritas. Namun MASF ini memiliki kelemahan, yakni sangat bergantung pada kemauan para penambang. Selain itu, apabila ada penambang yang memiliki hashpower yang cukup besar, maka ketidaksetujuannya akan membuat proposal upgrade batal diterapkan (veto).

Baca Juga:  Teknologi Blockchain untuk Anti Pemalsuan Produk

UASF vs MASF

Saat ini diperkirakan 80% node Bitcoin dari seluruh dunia telah mengindikasikan dukungannya pada SegWit. Dengan kekuatan ini, maka user yang menjalankan node sekaligus memiliki bisnis terkait bitcoin akan mampu memaksa para penambang untuk beralih ke SegWit. Jika para penambang tidak beralih, maka ia berisiko menderita kerugian dengan ditolaknya blok yang berhasil dibuatnya oleh jaringan Bitcoin. UASF sendiri juga bukan tanpa problem. Untuk melakukan UASF diperlukan koordinasi dan jangka waktu yang lebih panjang untuk menghindari terjadinya pencabangan pada rantai blockchain.

Dampak Bagi Pengguna Bitcoin

Bitcoinmagazine menerbitkan sebuah artikel khusus mengenai kemungkinan terburuk yang bisa terjadi dimulai tanggal 1 Agustus 2017. Apabila seandainya mayoritas penambang tidak menyetujui proposal BIP148, maka akan terbentuk 2 rantai (chain split), yakni satu cabang rantai yang menggunakan BIP148 dan satu cabang lain yang berasal dari rantai asli tanpa BIP148. Potensi ini tentunya ada dan mungkin terjadi, sehingga para pengguna diharapkan bersiap menghadapi tanggal tersebut.

Baca Juga:  Cara Kerja Bitcoin untuk Pemula

Salah satu hal paling penting adalah untuk memegang kunci privat dari alamat Bitcoin yang dimiliki. Jika biasanya bitcoin tersebut masih berada di dalam dompet milik pasar exchanger, sebaiknya seluruh bitcoin yang dimiliki ditransfer ke dalam dompet yang dikelola secara pribadi, misalnya dalam paper wallet atau hardware wallet. Hal ini untuk menghindari risiko hilangnya bitcoin yang Anda miliki. Seandainya nanti terbentuk 2 koin yang berbeda (seperti halnya pada Ethereum, muncul ETH dan ETC), maka bitcoin yang Anda miliki akan eksis di 2 koin yang berbeda tersebut.

Kedua adalah untuk menunda bertransaksi bitcoin pada tanggal-tanggal tersebut untuk menghindari transaksi yang dibatalkan karena blok yang mengandung data transaksi dihapus karena rantai cabangnya tidak terpakai. Bayangkan Anda memiliki warung kopi yang menerima bitcoin, ternyata bitcoin yang Anda terima dibatalkan oleh sistem karena salah satu rantai cabang (entah dengan BIP148 atau rantai original) pada akhirnya dihapus.

Baca Juga:  Analisis Fundamental Cryptocurrency

Dimaz

Cryptocurrency and cyber security Enthusiast at Kriptologi.com
Dimaz memiliki 10 tahun pengalaman sebagai programmer. Ia kini tenggelam dalam dunia cryptocurrency dan cyber security.
TAGS:

Dimaz

Dimaz memiliki 10 tahun pengalaman sebagai programmer. Ia kini tenggelam dalam dunia cryptocurrency dan cyber security.

2 thoughts on “BIP148 User Activated Soft Fork (UASF)

Leave a Reply

%d bloggers like this: