home Berita Bursa Efek Australia Melibatkan Blockchain dalam Pembaruan Sistemnya

Bursa Efek Australia Melibatkan Blockchain dalam Pembaruan Sistemnya

Bursa Efek Australia (Australian Stock Exchange atau ASX) mengumumkan investasi pengembangan teknologi untuk mendukung bisnis perdagangan saham mereka dengan membeli 5% saham Digital Asset, perusahaan yang mengembangkan teknologi blockchain atau “distributed ledger“. Dengan demikian, ASX bergabung dengan 12 organisasi finansial lain untuk mengembangkan platform teknologi mereka dan memanfaatkan blockchain di dalam sistem terbaru mereka.

Pembaruan sistem

Laporan yang dirilis pada 22 Januari 2016 itu menyebutkan bahwa ASX berencana mengganti atau meningkatkan kapasitas sistem mereka dalam beberapa fase. Fase pertama akan berjalan hingga akhir 2016 dengan target mengganti seluruh sistem pedagangan dan manajemen risiko. Sementara fase 2 berfokus pada layanan pasca perdagangan, di antaranya kliring dan settlement dari setiap pasar ekuitas yang ada. Dengan demikian, ASX akan meninggalkan sistem mereka saat ini yang dikenal dengan nama CHESS.

Baca Juga:  Pemerintah Venezuela Cap Bitcoin Sebagai Mata Uang Kriminal

Arsitektur blockchain dengan akses terbatas

Meskipun berencana memanfaatkan teknologi blockchain, ASX tidak akan memakai blockchain yang sama dengan cryptocurrency seperti Bitcoin. Dengan demikian, mereka akan membangun platform blockchain mereka dengan akses terbatas hanya untuk mereka yang berkepentingan dalam bisnis ASX dalam jaringan privat. Teknologi blockchain akan membuka peluang bagi inovasi pihak ketiga dalam mengembangkan layanan untuk konsumen ASX dan dengan demikian akan memperluas pasar dan bisnis.

BEI kapan?

Dengan fokus teknologi finansial kini kepada teknologi blockchain, menarik ditunggu kapankah Bursa Efek Indonesia mengikuti jalan yang sama dengan ASX. Barangkali pertanyaan besarnya bukan tentang apakah mereka akan mengadopsi teknologi ini, namun tentang kapan hal ini akan terjadi. Sementara teknologi yang digunakan dalam perdagangan saham telah stagnan, teknologi blockchain membawa angin segar perubahan.

Baca Juga:  Rencana Bitcoin Group Memasuki Pasar Saham Tertunda

Dimaz

Cryptocurrency and cyber security Enthusiast at Kriptologi.com
Dimaz memiliki 10 tahun pengalaman sebagai programmer. Ia kini tenggelam dalam dunia cryptocurrency dan cyber security.

Leave a Reply

%d bloggers like this: