Blockchain versus Basis Data Tradisional

Topik tentang komparasi antara blockchain dan basis data tradisional sebenarnya bukanlah hal yang baru. Bila Anda mencoba googling dengan kata kunci “blockchain versus basis data tradisional” atau dalam bahasa Inggrisnya “blockchain versus traditional database”, maka akan muncul berbagai artikel yang bisa jadi memiliki simpulan yang amat berbeda antara satu dan lainnya, misalnya di sini atau di sini. …

Resentralisasi: Obat Kuat Problem Desentralisasi

Cryptocurrency atau blockchain amat erat kaitannya dengan desentralisasi. Bahkan mungkin satu-satunya alasan menggunakan blockchain ketimbang sistem basis data tradisional adalah kemampuan desentralisasi yang dimilikinya. Blockchain memang memiliki fitur konsensus untuk menentukan keabsahan sebuah informasi sebelum dianggap sebagai “sumber kebenaran” (source of truth). Semenjak pertama kali diimplementasikan dalam sistem Bitcoin, blockchain memang tidak mengenal otoritas tunggal dalam …

Inkompatibilitas Token dan Ongkos Transaksi

Sepuluh tahun sejak pertama kali diperkenalkan ke publik, industri mata uang kripto tampaknya sudah mulai menunjukkan pola yang jelas dalam hal perkembangan teknologi. Selain sebagai aset digital, kini mata uang kripto yang memiliki fitur smart contract adalah produk yang paling diminati. Smart contract sendiri merupakan sebuah fasilitas pemrograman yang lebih kompleks ketimbang scripting standar seperti yang diterapkan …

Cryptocurrency Sebagai Laboratorium Riset Dunia

Dunia harus berterima kasih pada Satoshi Nakamoto sebagai pionir mata uang kripto. Semenjak diluncurkan di tahun 2008, demam mata uang kripto melanda seluruh penduduk bumi. Dana ratusan juta dolar masuk ke dalam industri yang masih seumur jagung ini, dan memicu gelombang revolusi baru digitalisasi di hampir semua segi kehidupan. Berbeda dari revolusi digitalisasi sebelumnya yang …