home Bitcoin Securing Digital Evidence Information in Bitcoin: A Case Study in Directorate General of Taxes

Securing Digital Evidence Information in Bitcoin: A Case Study in Directorate General of Taxes

Bitcoin is the pioneer of cryptocurrency. Bitcoin replaces the need of a central authority with a decentralized system. The distributed ledger employed in the Bitcoin system is used to record every transaction in the network. As the distributed ledger is publicly available, hence it can also serve as a storage system. Moreover, the proof-of-work (PoW) mechanism makes it infeasible for anyone to change the information already stored in the distributed ledger. We propose a method of storing digital evidence information into Bitcoin’s distributed ledger to prove the authenticity of the digital evidence obtained during digital forensic activities. The method utilizes Bitcoin’s blockchain to act as an unforgeable timestamping system for the hash values of the digital evidence.

Bitcoin sebagai sebuah mata uang telah berkembang pesat dari sisi teknologi maupun penggunaannya di seluruh dunia. Meskipun telah banyak dikenal sebagai mata uang virtual, belum banyak orang yang mengetahui bahwa Bitcoin dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal lain, salah satunya untuk mengamankan informasi. Dengan ketahanannya atas pengubahan informasi transaksi yang sudah terkonfirmasi di dalam jaringan, Bitcoin dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pengamanan informasi.

Baca Juga:  Bitcoin dan Skema Ponzi

Paper ini menawarkan teknik untuk mengamankan informasi barang bukti hasil aktivitas forensik digital dengan mengambil studi kasus di Direktorat Jenderal Pajak. Protokol ini ditujukan untuk menghilangkan “trust system” menjadi “trustless system” di mana sistem berjalan tidak hanya berdasarkan kepercayaan saja namun juga dapat dibuktikan secara matematis. Dengan menggunakan metode ini, maka apabila terjadi permasalahan pada dokumen resmi misalnya pada kasus document fraud, maka informasi yang dilekatkan pada transaksi Bitcoin akan menjadi notaris yang menentukan pihak siapa yang memiliki informasi yang benar.

Paper ini telah dipaparkan dalam konferensi Hacking and Digital Forensic Exposed (HADFEX) 2016 dan dapat didistribusikan secara bebas selama tidak digunakan untuk kepentingan komersial. Anda dapat mengunduh dokumen paper dan slide presentasi di bawah ini.

Baca Juga:  Layanan Gyft Diretas, Pengguna Bitcoin Aman

H-05

presentation

 

Sumber gambar: cryptomechanics.com

Dimaz

Cryptocurrency and cyber security Enthusiast at Kriptologi.com
Dimaz memiliki 10 tahun pengalaman sebagai programmer. Ia kini tenggelam dalam dunia cryptocurrency dan cyber security.

Leave a Reply

%d bloggers like this: