home Berita Dunia Kedokteran Tertarik Gunakan Blockchain untuk Amankan Data Uji Klinis

Dunia Kedokteran Tertarik Gunakan Blockchain untuk Amankan Data Uji Klinis

Sebuah jurnal yang mengadopsi teknologi blockchain dalam dunia kedokteran telah terbit dalam jurnal F1000Research. Protokol yang ditawarkan tersebut digunakan untuk menghindari perubahan data uji klinis atas diabetes kardiovaskular dan etanol yang merupakan permasalahan besar dalam dunia riset klinis. Jika dalam analisis awal menunjukkan bahwa pengobatan tidak menghasilkan dampak signifikan, peneliti dapat melanjutkan analisis atas temuan-temuan lain hingga dampak positif didapatkan. Cara ini menyebabkan penemuan positif saja yang dilaporkan, sehingga jenis-jenis obat baru dapat disetujui meskipun seharusnya tidak lolos pengujian.

Pendekatan inovatif yang dilakukan oleh Greg Irving dari Universitas Cambridge dan John Holden, seorang dokter umum, memasukkan dokumen uji klinis ke dalam bitcoin untuk mengambil manfaat atas teknologi blockchain yang digunakan bitcoin. Informasi tersebut dibentuk menjadi sebuah transaksi yang direkam ke dalam blockchain dan disimpan di dalam jaringan komputer. Siapapun yang ingin mengecek hasil uji klinis dapat mengaksesnya melalui blockchain, dan dengan demikian apabila terjadi perubahan atas hasil uji klinis, perubahan tersebut dapat dideteksi.

Baca Juga:  Mengapa Bitcoin Populer Di China?

 

Sumber: Doctors use Bitcoin tech to improve transparency in clinical trial research

Sumber gambar: 2gb.com

Dimaz

Cryptocurrency and cyber security Enthusiast at Kriptologi.com
Dimaz memiliki 10 tahun pengalaman sebagai programmer. Ia kini aktif dalam dunia cryptocurrency dan cyber security.

Leave a Reply

%d bloggers like this: