home Berita Voting di Texas Gunakan Blockchain untuk Simpan Data

Voting di Texas Gunakan Blockchain untuk Simpan Data

Partai Libertarian di Texas akan mulai menyimpan informasi voting yang mereka lakukan ke dalam 3 blockchain yang berbeda. Ini adalah perkembangan terbaru pemanfaatan teknologi dalam proses voting. Hasil dari voting tersebut akan menentukan dalam pemilihan presiden baru AS dari wilayah tersebut, dan informasinya akan tersedia di dalam blockchain untuk meningkatkan akuntabilitas bagi para pemilih.

Voting yang dilakukan oleh 250 delegasi dan 100 perwakilan dari negara bagian Texas akan disimpan ke dalam blockchain Bitcoin, blockchain Florincoin, dan sebuah blockchain privat dari Blockchain Technologies Corporation (BTC). Dengan memanfaatkan Florincoin, semua voting dapat terbaca. Hal ini disebabkan karena di dalam Florincoin, metadata transaksi mencapai 528 byte, dibandingkan dengan 80 byte di dalam Bitcoin. Florincoin memang dikembangkan dengan tujuan untuk penyimpanan data.

Baca Juga:  Dua Hari Lagi, Bitcoin Block Reward Halving 2016

Cara Kerja

Kertas voting masih akan tetap digunakan di dalam proses pemilihan untuk mengurangi kecanggungan peserta konvensi. Setiap kertas voting kemudian akan discan dan diunggah menggunakan teknologi milik BTC. Aplikasi voting tersebut menggunakan kunci privat untuk menandatangani data dan mempublikasikannya bersama dengan kunci publik ke dalam jaringan terdistribusi. Data tersebut yang telah ditandatangani akan dipublikasikan ke dalam blockchain.

Mengurangi Fraud

Teknologi yang digunakan tersebut akan mengubah persepsi peserta voting tentang peluang fraud yang akan terjadi. Pihak yang menang maupun pihak yang kalah akan bisa mengakui hasil yang diperoleh sebab akuntabilitasnya terjaga.

 

Sumber: Libertarian Party of Texas to Store Election Results on Three Blockchain

Baca Juga:  Bank Sentral Eropa Bereksperimen Dengan Blockchain

Sumber gambar: edukasibitcoin.com

Dimaz

Cryptocurrency and cyber security Enthusiast at Kriptologi.com
Dimaz memiliki 10 tahun pengalaman sebagai programmer. Ia kini tenggelam dalam dunia cryptocurrency dan cyber security.
TAGS:

Dimaz

Dimaz memiliki 10 tahun pengalaman sebagai programmer. Ia kini tenggelam dalam dunia cryptocurrency dan cyber security.

Leave a Reply

%d bloggers like this: